π½π€ππ€π§ππ€π£ππππ¬π¨ | Proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) yang dibiayai Dana Desa tahap I tahun 2025 di Kampung Gelonggong RT 04/05, Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, ambruk, Senin, 29 Desember 2025, sekira pukul 15.00 WIB.
Padahal, proyek itu masih dalam tahap pengerjaan. Akibat kejadian ini memicu kekecewaan warga dan memunculkan dugaan ketidaksesuaian spesifikasi teknis serta potensi penyimpangan penggunaan anggaran.
TPT Dana Desa Ambruk Saat Masih Dikerjakan
Proyek tersebut memiliki volume pekerjaan 15,5 meter x 14,5 meter x 0,5 meter dan dibangun menggunakan anggaran Dana Desa tahap I tahun 2025 sebesar Rp650.000.000.
Ironisnya, bangunan tersebut roboh saat masih dalam tahap pengerjaan, sehingga menimbulkan kekecewaan di kalangan warga sekitar.
βKalau bangunan semahal itu bisa ambruk, pasti ada penyebabnya, dan jelas ada yang salah. Kami sebagai warga sangat kecewa,β kata salah satu warga yang tidak mau namanya disebut.
Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Teknis
Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi, ditemukan dugaan sejumlah kejanggalan pada konstruksi TPT.
Bentuk bangunan dinilai tidak sesuai dengan standar TPT pada umumnya. Secara teknis, TPT seharusnya dibangun dengan bentuk trapesium, dengan bagian bawah lebih lebar untuk menahan tekanan tanah.