π½π€ππ€π§ππ€π£ππππ¬π¨ | Ribuan warga dari tiga kecamatan, Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang menggelar aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di halaman Kantor Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Senin, 12 Januari 2026.
Aksi massa ini dipicu oleh dampak ekonomi dan sosial akibat penutupan aktivitas tambang di wilayah tersebut.
Aksi awalnya berlangsung damai, situasi berubah drastis menjadi anarkis setelah pernyataan Camat Cigudeg, Ade Zulfahmi, yang memicu kemarahan massa.
"Saya bukan orang pergerakan," kata Camat Cigudeg.
Massa yang kecewa seketika bertindak anarkis, melempari Kantor Kecamatan Cigudeg dengan batu, mengakibatkan pecahnya kaca-kaca aula kantor.
Imbas kericuhan tersebut, juga berdampak terhadap ruas jalan nasional di depan kantor kecamatan yangΒ lumpuh total.
Karena, massa memblokir jalur dengan membakar ban, membuat portal, dan menghalau kendaraan bertonase besar yang melintas.
Desakan Kepada Pemimpin Daerah dan Provinsi
Perwakilan massa, Ahmad Gojali, dalam orasinya mendesak Pemerintah Daerah dan Provinsi Jawa Barat agar segera bertindak menyikapi aspirasi masyarakat yang terdampak penutupan tambang.

