𝘽𝙤𝙜𝙤𝙧𝙕𝙤𝙣𝙚𝙉𝙚𝙬𝙨 | Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemkab Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor untuk mempertahankan dan meningkatkan lahan produktif pertanian dan perikanan sebagai langkah strategis mewujudkan swasembada pangan.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Bogor Gemar Makan Ikan (Bogami) yang dihadiri pimpinan daerah, Forkopimda, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pemprov Jabar, serta perangkat daerah, Minggu, 30 November 2025.
Bantuan Eskavator: Percepatan Normalisasi Irigasi dan Perlindungan Lahan
Sebagai wujud kebijakan strategis, Pemkab Bogor memberikan bantuan eskavator kepada desa-desa yang memiliki potensi lahan. Alat ini mempermudah kelompok tani dan pembudidaya ikan melakukan normalisasi irigasi dan saluran air yang rusak tanpa menunggu proses birokrasi panjang.
Rudy menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan amanah langsung dari Ketua DPRD Kabupaten Bogor untuk mencegah alih fungsi lahan produktif menjadi non-pertanian.
"Amanah Ketua DPRD Kabupaten Bogor ini, bukan hanya memberikan bantuan memperbaiki kolam, tetapi diberikan eskavator untuk memastikan bahwa kolam di desa tersebut harus tetap menjadi kolam. Tidak boleh menjadi perumahan," ungkap Rudy.
Perlindungan Lahan Pertanian dan Perikanan di Titik-Titik Prioritas
Pemkab Bogor memastikan perlindungan lahan produktif pada dua sektor utama:
- Perikanan: Lahan di Desa Babakan dan Ciseeng dipastikan tetap menjadi kawasan budidaya perikanan.
- Pertanian: Lahan di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang harus terus dipertahankan sebagai area pertanian aktif.