π˜½π™€π™œπ™€π™§π™•π™€π™£π™šπ™‰π™šπ™¬π™¨ | Isu sensitif soal jual beli jabatan langsung direspons tegas Pemerintah Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto memastikan tidak ada ruang bagi praktik menyimpang, sembari mempercepat reformasi birokrasi berbasis meritokrasi dan transparansi.

Meritokrasi ASN Jadi Senjata Utama Bersih-bersih Birokrasi

Di bawah kepemimpinan Rudy Susmanto, Pemkab Bogor terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah mendorong penerapan sistem merit dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan mekanisme open bidding untuk jabatan strategis.

β€œIni adalah bagian dari keseriusan kami dalam menghadirkan birokrasi yang bersih dan profesional. Kami ingin memastikan bahwa setiap jabatan diisi berdasarkan kompetensi, bukan praktik yang menyimpang,” tegasnya.

Isu Jual Beli Jabatan, Nol Toleransi, Langsung Ditindak

Menanggapi isu jual beli jabatan yang sempat beredar, Bupati Rudy menegaskan sikap tanpa kompromi terhadap pelanggaran.

Seluruh laporan yang masuk langsung ditindaklanjuti melalui Inspektorat sebagai bagian dari mekanisme pengawasan internal.