π˜½π™€π™œπ™€π™§π™•π™€π™£π™šπ™‰π™šπ™¬π™¨ | Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah demi meningkatkan konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Pada 2026, melalui sejumlah proyek strategis, mulai dari Jalan Tawasul (Telaga Warna–Sentul), Jalur Puncak II, koridor Gadog–Pasir Muncang–Rainbow Hills, hingga jalur khusus angkutan tambang Cigudeg–Rumpin, menurut rencana pembangunannya akan mulai dilaksanakan.

Kolaborasi dan SinergiΒ 

Hal tersebut lantaran didukung kolaborasi antara pemerintah Pusat-Provinsi-Kabupaten, serta pelaku usaha, yang menjadi kunci percepatan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Proyek strategis Jalan Tawasul atau jalur Telaga Warna–Sentul akan menjadi jalur alternatif baru menuju kawasan Puncak.Β 

Selain itu, Jalur Puncak II yang sempat terhenti bertahun-tahun dipastikan kembali dilanjutkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan anggaran sekitar Rp1 triliun.

Pembangunan Jalur Alternatif Puncak dan Perbaikan Koridor Selatan

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan pentingnya pembangunan terintegrasi dan kolaborasi lintas sektoral.

β€œJalan Tawasul atau jalur Telaga Warna Sentul ini akan menjadi alternatif jalur menuju Puncak, melengkapi Jalan Puncak yang saat ini menjadi kewenangan Pemerintah Pusat. Ini penting untuk membuka akses baru dan mengurai kepadatan,” sebut Rudy.