π½π€ππ€π§ππ€π£ππππ¬π¨ | Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan Sukamakmur sebagai pusat ekonomi baru di Bogor Timur untuk mengatasi rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), sekaligus mempercepat pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB).
Strategi ini didukung pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan aset daerah.
Fakta Kritis, IPM Rendah Jadi Alarm Pembangunan
Data tahun 2025 menunjukkan Kecamatan Sukamakmur berada di peringkat ke-39 dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor.
Kondisi ini mencerminkan masih terbatasnya akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, serta rendahnya daya beli.
Wilayah Bogor Timur, khususnya Sukamakmur dan Tanjungsari, menjadi fokus utama intervensi pembangunan untuk mengejar ketertinggalan tersebut.
Strategi Besar: Bangun Pusat Pertumbuhan Baru
Menjawab tantangan itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto merancang strategi pembangunan berbasis pusat pertumbuhan ekonomi baru yang terintegrasi.
Fokus utama meliputi:

