Pergeseran minat masyarakat terhadap kendaraan roda dua kini semakin mengarah pada opsi elektrifikasi. Keputusan memilih motor listrik atau bensin seringkali didasarkan pada perhitungan cermat mengenai biaya operasional harian dan jangka panjang.
Secara fundamental, biaya energi motor listrik jauh lebih efisien dibandingkan motor bensin konvensional. Untuk menempuh jarak 100 kilometer, motor listrik hanya membutuhkan biaya listrik sekitar Rp 2.500 hingga Rp 5.000, sementara motor bensin memerlukan pengeluaran bahan bakar lebih dari sepuluh kali lipatnya.
Meskipun harga beli motor listrik di pasaran seringkali masih lebih tinggi, selisih harga ini dapat tertutupi oleh penghematan biaya rutin. Total biaya kepemilikan atau *Total Cost of Ownership* (TCO) menunjukkan bahwa motor listrik mulai unggul setelah pemakaian intensif selama beberapa tahun.
Menurut pengamat industri otomotif, salah satu keunggulan terbesar motor listrik terletak pada minimnya komponen bergerak. Perawatan rutin motor listrik hanya berfokus pada pengecekan ban dan rem, menghilangkan kebutuhan ganti oli, busi, atau *tune-up* mesin berkala yang mahal.
Untuk motor listrik, menjaga kesehatan baterai adalah kunci utama efisiensi; disarankan untuk menghindari pengisian daya hingga 100% dan membiarkan baterai kosong sepenuhnya. Sementara itu, pemilik motor bensin dapat menghemat dengan memastikan tekanan ban ideal dan menggunakan jenis bahan bakar yang sesuai rekomendasi pabrikan.
Pengembangan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik. Dukungan pemerintah berupa insentif pembelian juga secara signifikan mengurangi beban biaya awal, membuat motor listrik semakin kompetitif.
Berdasarkan perhitungan biaya energi dan perawatan, motor listrik menawarkan solusi mobilitas yang jauh lebih hemat dalam jangka panjang. Meskipun investasi awal mungkin lebih besar, penghematan operasional harian menjadikannya pilihan finansial yang semakin menarik bagi konsumen Indonesia.
