𝘽𝙤𝙜𝙤𝙧𝙕𝙤𝙣𝙚𝙉𝙚𝙬𝙨 | Akses terisolasi di wilayah pedesaan kembali ditembus. Pemerintah Kabupaten Bogor bersama TNI Angkatan Darat resmi menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026.

Program tersebut digelar di Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, Rabu, 22 April 2026, dengan fokus membuka jalan baru sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.

Program strategis ini langsung menyasar kebutuhan mendesak warga, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan sosial, sebagai bagian dari percepatan pembangunan wilayah tertinggal.

Jalan 5,2 Km Jadi Kunci Pembuka Akses Desa

Salah satu fokus utama TMMD ke-128 adalah pembangunan fisik berupa pembukaan jalan sepanjang 5,2 kilometer dengan lebar 3 meter yang menghubungkan Desa Tegallega dan Desa Banyuasih.

Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, menegaskan bahwa kehadiran TNI sangat membantu percepatan pembangunan daerah, terutama di wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.

“Kami sangat terbantu oleh TNI, bukan hanya dalam membuka akses infrastruktur antar desa dan kecamatan, tetapi juga dalam penanganan dampak bencana alam. Sinergi ini juga melibatkan Polri dan telah ditetapkan melalui keputusan Bupati Bogor,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dampak pembangunan sebelumnya sudah mulai dirasakan masyarakat secara nyata.

“Saya melihat sendiri bagaimana masyarakat kini lebih mudah beraktivitas. Petani membawa hasil panen, anak-anak sekolah juga lebih mudah menjangkau akses pendidikan. Dulu jalan ini sangat sulit dilalui,” tuturnya.