Hasil Survei Pemerintahan Bogor Dibuka, Data Kemiskinan hingga Infrastruktur Jadi Sorotan
๐ฝ๐ค๐๐ค๐ง๐๐ค๐ฃ๐๐๐๐ฌ๐จ | Pemerintah Kabupaten Bogor resmi membuka hasil survei evaluasi publik satu tahun pemerintahan, yang mengungkap kondisi riil masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
Data tersebut memetakan berbagai persoalan strategis mulai dari tingkat kemiskinan, kesehatan masyarakat, wilayah rawan bencana hingga potensi pariwisata daerah.
Hasil survei yang dipaparkan dalam ekspose di Aula Soekarno Hatta, Selasa, 10 Maret 2026 ini langsung menjadi perhatian, karena akan dijadikan dasar dalam menentukan arah kebijakan pembangunan dan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ke depan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, bahwa survei tersebut bukan sekadar mengukur kepuasan masyarakat, tetapi menjadi fondasi penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan program pembangunan yang lebih tepat sasaran.
โSurvei ini bukan sekadar menilai Bupati Bogor dan Wakil Bupati. Kami ingin menjadikannya sebagai dasar dalam menyusun program dan postur APBD yang benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat Kabupaten Bogor,โ ujar Rudy Susmanto.
Ekspose hasil survei tersebut dihadiri jajaran perangkat daerah sebagai bagian dari evaluasi kinerja pemerintah daerah setelah satu tahun masa pemerintahan berjalan.
Peta Kondisi Sosial Bogor: 40 Kecamatan, 416 Desa, 19 Kelurahan
Dalam pemaparannya, Bupati Bogor menjelaskan, bahwa survei ini memotret kondisi sosial dan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor yang mencakup:

