Target 3–4 Tahun Kawasan Kembali Hijau hingga Perbatasan Cianjur

π˜½π™€π™œπ™€π™§π™•π™€π™£π™šπ™‰π™šπ™¬π™¨ | Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menegaskan gerakan penanaman pohon di Sukamakmur bukan sekadar seremoni, melainkan langkah kolaboratif yang harus konsisten dan berkelanjutan.

Pernyataan itu disampaikan saat penanaman pohon di Desa Wargajaya, Sukamakmur, Selasa, 24 Februari 2026, bersama Perhutani, para kepala desa, pelaku usaha wisata, masyarakat, dan Forkopimcam Sukamakmur.

β€œMenanam pohon tidak bisa hanya mengandalkan APBD, tidak bisa sekadar perintah pimpinan. Menanam itu harus dengan hati. Harus ada kesadaran dan mimpi untuk mewariskan alam yang baik kepada anak cucu kita,” ujarnya.

Sinergi Pemerintah, Perhutani & Pelaku Wisata

Ajat menuturkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan penghijauan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan Kabupaten Bogor.

β€œAlhamdulillah hari ini kita berkumpul bersama, mulai dari Perhutani, para pengusaha wisata, para kepala desa, hingga seluruh elemen masyarakat Sukamakmur untuk melaksanakan penanaman pohon,” ujar Ajat.

Pada tahap awal, penanaman difokuskan pada pohon pinus dan damar sebagai simbol sinergi antara pemerintah daerah, Perhutani, dan pelaku usaha wisata.

Gerakan Rutin & Perluasan Hingga Sukawangi