π˜½π™€π™œπ™€π™§π™•π™€π™£π™šπ™‰π™šπ™¬π™¨ | Pemerintah Kabupaten Bogor mempertegas arah pembangunan sumber daya manusia berbasis keagamaan melalui gelaran Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke-2 tahun 2026.

Ajang ini menjadi momentum penting dalam mencetak generasi santri unggul yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berkarakter dan siap memimpin masa depan.

Komitmen Pemkab Bogor Perkuat SDM Religius

Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, menegaskan bahwa MQK merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Rudy Susmanto dalam memperkuat pembangunan manusia berbasis nilai keagamaan.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Bogor mendorong peningkatan kapasitas santri dalam membaca, memahami, dan menjelaskan kitab kuning sebagai bagian dari kaderisasi ulama masa depan.

β€œKegiatan ini bukan hanya lomba, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar pesantren serta mempromosikan nilai-nilai keagamaan dan budaya di Kabupaten Bogor,” ungkap Jaro Ade.

3.000 Pesantren Jadi Pilar Pembangunan Daerah

Kabupaten Bogor memiliki sekitar 3.000 pondok pesantren yang menjadi kekuatan strategis dalam pembangunan daerah. Pesantren tidak hanya berperan dalam pendidikan agama, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, dan integritas generasi muda.

β€œKami mengapresiasi kepada pimpinan pondok pesantren atas dedikasi dan kontribusinya dalam melahirkan berbagai prestasi, mulai dari capaian akademik hingga prestasi di bidang olahraga,” ujar Jaro Ade.