π˜½π™€π™œπ™€π™§π™•π™€π™£π™šπ™‰π™šπ™¬π™¨ | Dua inovasi unggulan Pemerintah Kabupaten Bogor, NGUPAHAN dan SiGardaMas menjadi sorotan jajaran tim validasi Innovative Government Award (IGA) 2025, dari Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan yang melakukan kunjungan ke Kabupaten Bogor, Selasa, 11 November 2025.

Kunjungan tersebut disambut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika di Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Cibinong, untuk meninjau langsung implementasi inovasi aplikasi NGUPAHAN serta inovasi SiGardaMas di RSUD Dr. K.H. Idham Chalid Ciawi.

Sekda Ajat menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mempresentasikan komitmen Kabupaten Bogor dalam menghadirkan pelayanan publik yang relevan dan dibutuhkan masyarakat.

β€œKami tidak melakukan persiapan khusus, karena keseharian kami memang seperti ini. Semua berjalan alamiah. Inovasi bukan hanya dibuat untuk lomba, tetapi karena memang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dengan luas wilayah dan jumlah penduduk mencapai 6 juta jiwa, inovasi digital seperti NGUPAHAN menjadi solusi strategis untuk mempermudah akses layanan publik, terutama di daerah pelosok.

β€œRentang kendali Kabupaten Bogor ini sangat luas. Kadang pergi ke titik tertentu bisa lebih jauh daripada ke Bandung. Karena itu, aplikasi Ngupahan sangat membantu, terutama bagi daerah-daerah pelosok,” jelas Ajat.

Ajat juga memaparkan keberhasilan Taman B2SA yang kini diterapkan di 40 kecamatan dan berkontribusi pada capaian indikator SDGs, termasuk pengurangan food waste.

β€œAlhamdulillah, sampah makanan yang masuk ke TPA hanya 4 persen. Ini memudahkan teman-teman di Dinas Lingkungan Hidup dan menjadi bukti bahwa perubahan perilaku masyarakat mulai terbentuk,” tegasnya.

Kepada seluruh perangkat daerah, ia meminta penyampaian informasi apa adanya kepada tim validasi.